Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jantung Bisnis Anda

Anda bisa bayangkan bagaimana jika jantung di dalam tubuh seseorang berhenti bergerak?


Tentu sunnatullahnya orang tersebut tidak akan hidup, atas izin Allah. 


Di dalam bisnis, sebagian orang menyebut bahwa uang cash adalah darahnya.


Dan tentunya darah tidak akan bisa mengalir tanpa ada yang memompanya, maka jika uang cash adalah darah untuk bisnis, angka ini adalah pemompa/ jantungnya.


Jika jumlahnya diatas kewajaran akan sangat berbahaya bagi tubuh (bisnis) Anda.


Guru saya selalu bilang:


Bisnis yang bangkrut bukanlah bisnis yang merugi, melainkan bisnis yang kehabisan cash.


Angka yang saya maksud ini adalah acquisition cost. 


Acquisition cost dapat diartikan sebagai biaya akuisisi pelanggan, atau biaya yang dikeluarkan ketika kita berhasil mendapatkan seorang pelanggan.


Acquisition cost tidak dihitung ketika seseorang hanya sekedar datang atau bertanya tentang bisnis Anda.


Melainkan dihitung ketika benar-benar telah terjadi transaksi dengan pelanggan.


Sederhananya begini, ketika Anda beriklan dengan biaya Rp 100.000 lalu menghasilkan 10 pelanggan maka acquisition cost Anda adalah Rp 10.000 per pelanggan, begitu terus beserta kelipatannya.


Namun sayangnya, tidak sedikit dari pebisnis yang ketika ditanya, mengatakan tidak tahu berapa acquisition cost yang selalu mereka dikeluarkan. 


Untuk toko offline, hal ini masih wajar. Namun untuk toko online seharusnya hal ini bisa dengan mudah diketahui.


Cara termudah untuk menghitung acquisition cost dalam bisnis online bisa menggunakan aplikasi chart atau kupon.


Kenapa hal ini begitu penting?


Karena dengan mengetahui berapa acquisition cost yang dikeluarkan, maka Anda tidak perlu takut lagi untuk beriklan meski harus keluarkan biaya yang cukup besar.


Mengetahui berapa jumlah acquisition cost yang perlu anda keluarkan juga akan membuat anda lebih percaya diri dalam mengeksekusi iklan-iklan anda.


Itulah mengapa bisnis-bisnis besar sampai berani mengeluarkan uang puluhan juta dalam sehari hanya untuk beriklan, karena mereka tau angkanya.


Nah, jika Anda sudah mengetahui angkanya perjalanan Anda belumlah usai.


Tujuan Anda selanjutnya adalah bagaimana cara untuk menekan angka ini menjadi serendah mungkin.


Tentunya banyak cara untuk menekan acquisition cost.


Namun pengalaman kami, menggunakan email adalah cara terbaik dalam perihal menekan acquisition cost hingga serendah mungkin bahkan bisa sampai mendekati 0.


Contoh kasus ketika Anda beriklan lalu terjadi pembelian pertama, Anda pastikan untuk dapatkan data dari pembeli Anda termasuk alamat emailnya.


Setelah itu Anda bisa broadcast penawaran Anda selanjutnya sampai terjadi pembelian kedua.


Mengapa Anda broadcast lagi penawaran kedua?


Karena menjual kepada seseorang yang sudah membeli/ bertransaksi dengan Anda akan jauh lebih mudah dibanding dengan Anda harus mencari pelanggan baru.


Dengan begini jika terjadi pembelian pada penawaran kedua, maka acquisition cost dari pembelian kedua tersebut bisa jadi sangat murah atau bahkan bisa jadi mendekati 0.


Begitupun ketika Anda broadcast yang ketiga dan keempat kalinya lalu terjadi pembelian lagi maka Anda sudah bisa menghitung sendiri acquisition cost nya. 


Dengan begini Anda bisa menggunakan cash dari bisnis Anda untuk sesuatu hal yang lebih penting untuk keberlangsungan bisnis Anda kedepan.

Sumber: Kirim.Email

Alang Irawan
Alang Irawan Perkenalkan nama saya Surya Irawan yang biasa di panggil alang atau juga bisa di panggil irawan, situs web ini saya buat untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih